Geruduk KPK, Kamerad Desak Abraham Samad Tangkap Oknum Penyelenggara Haji

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 24 Juli 2012, 19:11 WIB
Geruduk KPK, Kamerad Desak Abraham Samad Tangkap Oknum Penyelenggara Haji
abraham samad/ist
rmol news logo Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Aksi Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi (KAMERAD) menggeruduk kantor Komisi Pemberantasan Korupsi di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Selasa, 24/7). Mereka mendesak Abraham Samad Cs mengusut aliran dana setoran awal haji yang ada di rekening Menteri Agama Suryadharma Ali.

Di tengah-tengah ratusan massa yang menggelar aksi demonstrasi, terlihat beberapa diantaranya menggunakan pakaian ihram atau pakaian yang biasa digunakan para jamaah haji.

Ketua KAMERAD, Vicky Fajar mengatakan, selama ini Suryadharma Ali telah melakukan kecurangan terselubung dalam pengumpulan dana awal untuk keberangkatan para calon jamaah haji. Sebab, diketahui bagi para calon jamaah haji Indonesia adalah wajib untuk menyetor dana awal.

"Setoran calon jamaah haji yang saat ini sudah menumpuk sebanyak lebih dari Rp 40 triliun dipungut dari para calon jamaah haji untuk kemudian disetor ke Departemen Agama. Pertanyaannya, apa tujuan Suryadharma Ali," tegas vicky saat berorasi.

"Kemanakah dana tersebut disimpan dan dialokasikan, kemana bunga dana setoran awal calon jamaah haji yang telah mengendap bertahun tahun?," sambung Vicky.

Menurutnya, transparansi yang tak kunjung jua disuguhkan oleh Suryadharma Ali menimbulkan polemik ketidakpercayaan masyarakat terhadap Departemen Agama.

"Kami mendesak Menteri Agama transparan dalam mengelola dana setoran awal calon haji yang sampai saat ini sudah menumpuk," tandasnya.

Dalam kesempatan ini, Vicky juga mendesak KPK untuk mengusut dugaan penyelewengan penyelanggaran Haji tersebut. KPK harun memeriksa dan meangkap oknum penyelenggara haji!

"Usut tuntas oknum dana abadi dan setoran awal calon haji dan stop komersialisasi dan korupsi di dana haji," pungkas dia.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA