Demikian disampaikan Menteri dan UKM Syarief Hasan usai melakukan buka puasa bersama mengawali kunjungan kerja safari Ramadhan-nya dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) binaan Dinas Koperasi dan UKM DKI Jakarta di pinggir Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin.
"Nantinya PKL ini harus membentuk koperasi. Karena dengan koperasi, akan lebih banyak kemudahan yang diperoleh'" katanya..
Salah satu contoh kemudahan kata Syarief, abudemen listrik yang dikelola oleh koperasi akan lebih hemat atau efektif dan efesien ketimbang diurus di luar koperasi.
Menurut Syarief, konsep PKL kalau diorganisir dan ditata secara baik, akan menghasilkan suatu pendapatan yang besar. Lanjut dia, setiap PKL bias meraup omset Rp 2 juta untuk satu ship per orang per hari atau malam. Belum lagi penyerapan tenaga kerja yang rata-rata dua sampai tiga karyawan.
"Ini bukti nyata konsep PKL yang berhasil dan ini sudah dikembangkan ke seluruh Indonesia. Karena itu, saya akan melakukan safari Ramadhan ke sentra-sentra PKL semacam ini,†katanya.
Pengunjung yang ikut buka bersama dengan PKL mengaku, apresiasi yang dilakukan Menkop dan UKM mengecek hasil binaannya patut dipuji. Karena para PKL tentu merasa bangga akhirnya ada kepedulian dari pemerintah.
“Sebenarnya standar saja atau basa basi, namanya pemerintah turun ke bawah. Tapi saya suka kalau ada menteri masih mau member apresiasi,†puji Yayan yang bertepatan mampir untuk berbuka puasa.
[dzk]
BERITA TERKAIT: