HARKOPNAS KE 65

Lima Koperasi Indonesia Masuk Koperasi Berskala Internasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/dede-zaki-mubarok-1'>DEDE ZAKI MUBAROK</a>
LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK
  • Kamis, 12 Juli 2012, 17:50 WIB
Lima Koperasi Indonesia Masuk Koperasi Berskala Internasional
Syarief Hasan/Ist
RMOL. Kementerian Koperasi dan UKM berhasil  menempatkan lima Koperasi Indonesia sebagai Koperasi Berskala Internasional.

"Ini tentu sangat membanggakan dan menjadi support bagi koperasi lainnya untuk lebih maju," kata Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, pada Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-65 yang dipusatkan di Temanggung Tilung, Palangkaraya, Kamis (12/7).

Menurut Syarief, keputusan lima koperasi masuk dalam koperasi berskala internasional atas masukan melalui kajian yang komperhensip. Hasilnya kemudian di berikan kepada Aliansi Koperasi Sedunia atau Interational Cooperatives Alliance(ICA).

"Rencananya pengakuan ICA itu akan diterbitkan pada bulan Oktober tahun 2012 yang akan datang," katanya.

5 Koperasi yang berhasil masuk dalam kancah internasional:

1. Koperasi Kospin Jasa  Pekalongan dengan total asset Rp.2,5 Triliun.
2. Koperasi Warga Semen Gresik (KWSG) dengan total asset Rp. 529,997 Milyar.
3. Koperasi Peternak Susu Bandung Utara dengan total asset Rp 233,775 Milyar.
4. Koperasi Simpan Pinjam Obor Mas dengan total asset Rp 200,828 Milyar.
5. Induk Koperasi Simpan Pinjam dengan total asset Rp 33,76 Milyar.

Syarief memberikan apresiasi dan penghargaan  kepada kelima koperasi tersebut. Kata dia, keberhasilan koperasi masuk dalam skala koperasi internasinal, membuktikan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sustainable, mampu menguatkan kualitas koperasi Indonesia dan menjadikan rakyat Indonesia menjadi makmur. [dzk]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA