"Figur dan track recordnya (Jokowi) dianggap mumpuni untuk memimpin DKI. Jika pemilukada dilaksanakan dengan jujur, maka dapat dipastikan pasangan Jokowi - Basuki yang akan memenangi kompetisi," ujar pengamat dari The Indonesian Reform Institute, Martimus Amin kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat tadi (Senin, 2/7).
Menurut dia, indikator kemenangan Jokowi-Ahok tampak jelas dari besarnya animo masyarakat Jakarta terhadap isu perubahan yang diusung keduanya. Dia juga yakin, pasangan yang diusung PDIP dan Gerindra itu bisa mengalahkan calon incumbent Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.
Sebab menurutnya, warga Jakarta telah kecewa betul dengan kinerja Pemprov dalam mengatasi macet dan banjir di ibukota, termasuk pelayanan kesehatan, masalah pelayanan e-KTP, pendidikan, monorel, penataan ruang kota, masalah pengangguran, dan penataan pasar tradisional sebagaimana ditunjukkan hasil survei Cirus Surveyors Group (CSG),
Berita dilaporkannya Fauzi Bowo oleh wakilnya Prijanto ke KPK, menurut dia, juga telah menjadi isu publik sehingga semakin membenamkan peluangnya.
"Pada 11 Juli nanti masyarakat Jakarta yang sejarahnya dikenal kritis hanya akan dihadapkan opsi: memilih pemimpin maling atau bukan maling," tandas dia.
[dem]
BERITA TERKAIT: