PILKADA DKI JAKARTA

Megawati: Ibu-ibu Jangan Mau Dibodohi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 01 Juli 2012, 13:59 WIB
Megawati: Ibu-ibu Jangan Mau Dibodohi
megawati soekarnoputri
rmol news logo Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengajak semua pendukung dan simpatisannya untuk memilih pasangan Joko Widodo dan Basuki T. Purnama pada pemilihan gubernur DKI Jakarta 11 Juli mendatang.

"Saya meminta dukungannya. Nanti datanglah ke TPS coblosnya nomor tiga," ujar Mega saat berorasi dalam kampanye pasangan Joko Widodo-Basuki T. Purnama, di kawawan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta (Minggu, 1/7).

Tak cukup sampai disitu, Mega meminta, setelah mencoblos jagoan PDIP-Gerindra itu, masyarakat Jakarta menunggu beberapa jam untuk mengawasi penghitungannya. "Saya sebagai ketum yang lama, saya punya pengalaman. Saya melihat Pilkada banyak kecurangannya. Ini bisa diatasi, kalau warga juga ikut mengawasi," imbuh Mega.

Mega yakin Pilkada akan demokratis, jujur dan adil kalau tidak ada yang bermain dalam Pemilukada ini. "Terutama ibu-ibu. Jangan mau dibodohi dan dibujuk. Karena saya melihat ibu-ibumudah dibujuk. Jangan mau 5 menit, rusak 5 tahun," sambungnya.

Karena itu dia meminta dibantu. "Apakah saudara-saudara bisa membantu saya untuk mengamankan kotak suara, untuk yakin memenangkan, siap?" ungkap Mega yang disambut ribuan massa dengan jawaban yang sama. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA