Hal ini membuat keduanya banjir kritikan. Mereka disebut tak etis karena mementingkan kepentingan partai ketimbang tugas negara.
Namun, menurut anggota Komisi III, Didi Irawadi Syamsudin, ketidakhadiran Pasek Suardika dan Saan Mustopa dalam rapat dengan Kemenkum Ham kemarin tidak jadi masalah.
"Kepemimpinan di Komisi III bersifat kolektif dan kolegial, saya rasa pasti sudah ada pembagian tugas," ujar Didi Irawadi Syamsudin yang juga Ketua DPP Partai Demokrat kepada wartawan di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/6).
Anak Menteri Amis Syamsuddin ini juga mengatakan, ketua partai manapun yang mengalami seperti yang dialami Anas, pasti kadernya mendampingi sang ketua umum tersebut. "Saya rasa, partai mana saja pasti memberikan dukungan moril," ungkapnya
Jadi, kata Didi, tuduhan kepada Pasek dan Saan lebih mengutamakan mendampingi Anas dan dari pada kepentingan bangsa dan negara adalah berkelebihan. "Itu tuduhan tidak benar dan keliru," ujarnya.
[arp]
BERITA TERKAIT: