Begitu ditegaskan Jokowi ketika memaparkan visi misi dalam Paripurna DPRD DKI di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta (Minggu, 25/6).
"Jakarta yang baru, kota modern yang tertata rapi, menjadi tempat hunian yang layak dan manusiawi. Memiliki masyarakat yang berkebudayaan, dan dengan pemerintahan yang berorentasi pada pelayanan publik" ucap Jokowi menyebut judul visi misinya.
APBD DKI sebesar Rp 180 triliun pada 2012-2017, kata dia, harus diatur sedemikian rupa sebagai awal untuk membangun Jakarta. Jangan sampai, terjadi lagi DKI hanya bisa menambah satu jalur busway padahal APBD mencapai Rp 140 triliun. Sementara Banjir Kanal Timur bukan dibuat oleh Pemprov DKI, tapi oleh kementerian PU.
"Target kami, seribu unit busway untuk mengurai macet. Tata ruang yang terpadu dengan transportasi. Percepat MRT,"
"Yang penting, setiap prencanaan dan keputusan itu segera eksekusi," tandas Jokowi.
[dem]
BERITA TERKAIT: