"Diselesaikan dulu dengan dialog," kata Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Chaidir Ritonga, saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu, Senin, (18/6).
Kata Chaidir lagi, kalau memang klaim itu benar, masyarakat Sumut bakal marah besar karena tortor dan gondang sembilan adalah identitas masyarakat Sumatera Utara, khususnya suku Mandailing, yang sudah mengakar.
"
Manortor selalu dipertunjukkan dalam berbagai acara di Sumut, seperti acara pernikahan, event-event dan selalu digelar untuk acara-acara pemerintahan," paparnya.
Lanjut politisi Golkar ini, untuk menelusuri sengketa ini, pihaknya merencanakan akan memanggil pihak konsultan Malaysia di Indonesia.
"Dalam waktu dekat akan kita panggil," bebernya.
Kantor berita Malaysia,
Bernama, melansir berita bahwa Menteri Rais berencana mendaftarkan Tarian Tor-tor dan alat musik Gondang Sembilan milik masyarakat Sumatera Utara itu dalam Seksyen 67 Akta Warisan Kebangsaan 2005.
[ald]
BERITA TERKAIT: