Pemerintah juga sudah menjadi pembantu Amerika dan pro-kapitalis serta tidak pro-rakyat.
"Yang berkaitan tentang kepentingan rakyat saja dipolitisir, sudah saatnya rakyat Indonesia bersatu untuk menurunkan rezim," seru seorang aktivis GAS dalam orasinya di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 23/5).
Sementara koordinator aksi, Yosef Sampurna Nggarang mengatakan tidak akan bosan berjuang hingga rezim SBY turun. Bahkan pekan depan, aksi akan dilakukan dengan jumlah massa yang lebih besar lagi.
"Kami akan aksi dengan jumlah lebih besar lagi. Buruh pun akan ikut bersama kami tanggal 28 (Mei)," tandasnya.
[dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.