Pada akhir hayatnya, sebelum menempati pos Wakil Menteri ESDM, ia menjabat sebagai Sekretaris Komisi Permasalahan Bangsa, Majelis Guru Besar di Institut Teknologi Bandung.
Sebagai orang yang ahli dalam bidang perminyakan, tenyata Widjajono Partowidagdo tak menyukai orang-orang yang sok tahu mengenai bidang yang ia kuasai. Hal itu dijelaskan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan.
"Beliau kelihatan jengkel kalau ada orang sok tahu mengenai perminyakan, padahal tidak pernah mendalami soal minyak," ujar Dahlan Iskan, (Sabtu, 21/4).
Sebagai Guru Besar perminyakan yang telah menulis buku-buku tentang minyak dan sebagai ahli, Widjajono selalu dipercaya perusahaan-perusahaan minyak kelas dunia.
Ketika ada seseorang yang mengaku ahli dalam bidang perminyakan, almarhum Widjajono merasa ilmunya diabaikan dan direndahkan.
"Almarhum merasa ilmunya dilecehkan oleh orang-orang yang seperti tiba-tiba saja menjadi ahli minyak di layar tv," papar Dahlan Iskan.
Wakil Menteri ESDM, Widjajono Partowidagdo terkena serangan jantung saat mendaki Gunung Tambora. Ketika kondisi kritis, tim evakuasi terlambat membawa Wamen ESDM dari gunung Tambora menuju Rumah Sakit Sanglah.
[dem]
BERITA TERKAIT: