BBM NAIK

Keinginan Golkar Buka Peluang Politik Dagang Sapi

Soal BBM Bukan Soal Kegenitan Politik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 29 Maret 2012, 17:18 WIB
Keinginan Golkar Buka Peluang Politik Dagang Sapi
ilustrasi
RMOL. Keinginan Partai Golkar agar dilakukan voting tertutup pada Paripurna DPR atas rencana kebijakan penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) besok tidak tepat. Voting tertutup berpeluang pada terjadinya politik transaksional.

"Ini malah memberi ruang besar untuk berjudi dengan isu ini, bertaruh kepentingan, tarik ulur, kompromi, dagang sapi dan lain sebagainya," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Boni Hargens, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 29/3).

Keinginan Golkar agar voting dilakukan tertutup disampaikan fungsionaris yang juga wakil ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso. Ia beralasan kalau dilakukan secara terbuka nanti akan menjadi sorotan media.

Ditegaskan Boni, kebijakan penaikan harga BBM bukan soal kegenitan politik, tapi soal nasib rakyat. Tak bagus dan tak tepat kalau sikap DPR terhadap masalah tersebut divoting dengan tertutup. Rakyat perlu tahu sikap wakilnya di DPR.

"Maka komitmen partai politik harus jelas," imbuh dia.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA