Ruang Banggar yang Bikin Ribut Kok Masih Dianggurkan?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 14 Maret 2012, 12:00 WIB
Ruang Banggar yang Bikin Ribut Kok Masih Dianggurkan?
ruang banggar/ist
RMOL. Kontroversi mengenai pembangunan ruang rapat Badan Anggaran DPR yang mencapai Rp 20 miliar anggaran negara meredup setelah diadakan pembongkaran. Setelah ramai diprotes rakyat, Badan Kehormatan DPR (BK) saat itu memanggil sejumlah pihak yang menjadi penggagas dan pelaksana proyek renovasi (Sekjen DPR dan kontraktor) ruangan mewah itu.

Akhirnya, aksesori glamour yang adalah produk impor seluruhnya diganti tergesa-gesa. Hasilnya, penghematan dari Rp 20 miliar lebih menjadi hanya sekitar Rp 14 miliar. Dengan demikian, tuduhan pelanggaran kode etik DPR yang menyakiti hati rakyat yang mayoritas di bawah garis kemiskinan tinggal menyisakan pengalaman pahit.

Namun hingga saat ini, ruang rapat belasan miliar rupiah itu ternyata belum sama sekali digunakan untuk tugas-tugas badan anggaran. Hingga hari ini, ruang rapat yang bersebelahan langsung dengan ruang rapat Komisi Hukum itu masih tertutup rapat.

Wakil Ketua DPR, Pramono Anung, berharap, ruangan itu harus segera difungsikan.

"Ruangan itu harus segera dipakai kalau sudah ada rekomendasi dari BK, dicek dulu ke BK," kata Pramono Anung, di Nusantara III, Senayan, Rabu, (14/3).

Dia meminta, karena ruangan itu sudah amat banyak menelan energi, polemik dan biaya apalagi sempat mengalami pergantian furnitur berkal-kali, sebaiknya tidak menjadi mubazir.

"Kan sayang, ruangannya sudah mahal-mahal, apalagi furniturnya kemarin sempat diganti-ganti, dan sempat ribut kemarin," ucapnya.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA