Demikian disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan di Jakarta (Selasa, 13/3). Adapun tujuh negara yang dimaksud adalah Malaysia, Iran, Vietnam, Filipina, Bangladesh, Thailand, dan Brunei Darussalam.
"Kementerian sudah melakukan pembicaraan bilateral dengan tujuh negara tersebut, bahkan beberapa di antaranya atas permintaan mereka untuk kerja sama pengembangan KUKM," katanya.
Menurut Menkop, pembicaraan dengan masing-masing perwakilan tujuh negara itu sudah menyepakati akan ada kerja sama di bidang pengembangan KUKM.
"Kami sudah sepakat akan ada MoU pertukaran pengalaman pengembangan KUKM, pendampingan agar usaha KUKM semakin maju, dan beberapa bidang kerja sama lain," katanya.
Kesepakatan bersama itu, masih kata Menteri Syarief, perlu dibuat sebagai upaya global marketing dalam rangka menghadapi gejolak ekonomi global.
Indonesia sendiri termasuk negara yang mendapatkan apresiasi khusus perihal pengembangan KUKM-nya dari President of ICA (International Cooperative Alliance), Dame Pauline Green, dalam event 9th Asia-Pacific Ministers` Conference di Bangkok, Thailand, akhir Februari 2012.
[ysa]
BERITA TERKAIT: