Demikian aksi teatrikal yang dipentaskan puluhan aktivis Barisan Perempuan Indonesia di kawasan Tugu Tani, Jakarta (Minggu, 11/3). Aksi ini merupakan aksi untuk menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dipastikan akan berdampak pada harga sembako.
"Kita menolak kenaikan harga BBM karena akan berdampak pada perekonomian masyarakat miskin," kata Jurubicara Baran Perempuan Indonesia, Ibeth Kusrina, di kawasan Tugu Tani, Jakarta (Minggu, 11/3).
Selain menolak kenaikkan harga BBM, kata Koordinator Aksi, Rini, Barisan Perempuan Indonesia juga menolak kompensasi dari kebijakan tersebut. Termasuk di antaranya menolak bantuan langsung tunai (BLT).
"Tidak sebanding kenaikan harga BBM dengan BLT Rp 150 ribu. Di jalan saja sudah dibebani dengan kenaikan tarif anggutan. Kenaikan BBM ini pasti bikin susah bagi ibu-ibu," demikian Rina.
[ysa]
BERITA TERKAIT: