Ketua Fraksi Demokrat Jafar Hafsah sudah mengendus isu pelengseran pemerintahan SBY-Boediono terkait rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) 1 April mendatang.
"(Tapi) kita solid dan kita kuat menanggapi isu itu," kata Jafar Hafsah di Nusantara II, komleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (6/3).
Namun Jafar tidak bersedia mengungkapkan dari mana sumber itu ia peroleh dan siapa kelompok yang merencanakan penggulingan pemerintah tersebut.
"Kita tidak mau mempublikasikan sumber itu. Tentu kita selalu klarifikasi, pelajari dan kemudian kita harus memahami persis," jelasnya.
Jafar tidak setuju kalau rencana kenaikan harga BBM dijadikan isu penggulingan pemerintah.
"Karena BBM itu kan adalah kepentingan banyak orang. Oleh karena itu (kita) menyelesaikan dengan baik, penyesuaian-penyesuaian daripada itu adalah keniscayaan," tambahnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: