"Sepakat saja gaji dipotong. Tidak ada masalah," ujar Marzuki di ruang wartawan Nusantara III, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Jumat, (2/3).
Tapi, tak hanya 10-15 persen, politikus Partai Demokrat ini malah melampaui itu. Dia bersedia gajinya dipotong hingga 80 persen.
"20 persen saja (untuk saya). Tapi jangan turun lagi. Kita kan ada kewajiban mendengarkan aspirasi. Nanti kalau sudah dipotong, saya tidak bisa lagi ke daerah. Kan gaji saya sudah dipotong," sambungnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: