Setelah SBY, Hayono Isman Ikutan Sebut Fraksi Demokrat Tak Cerdas Tempatkan Angie di Komisi III

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 17 Februari 2012, 11:28 WIB
Setelah SBY, Hayono Isman <i>Ikutan</i> Sebut Fraksi Demokrat Tak Cerdas Tempatkan Angie di Komisi III
hayono isman/ist
RMOL. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman, juga menyayangkan keputusan pimpinan Fraksi Demokrat yang menggeser Angelina Sondakh ke Komisi Hukum dari sebelumnya menjadi anggota Komisi X DPR, yang membidangi masalah Pendidikan, Olahraga, dan Kebudayaan.

"Ini langkah yang tidak cerdas dan oleh karenanya perlu dipertimbangkan dan ditempatkan di komisi yang lain. Jangan sampai di situasi yang sulit, partai melakukan school by mistake, kesalahan elementer yang tak perlu terjadi," ungkap Haryono di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 17/2).

Karena itu dia meminta pimpinan Fraksi Demokrat agar lebih cerdas dalam membuat keputusan.

"Kalau untuk menempatkan anggota di komisi-komisi ada di fraksi. Tapi juga fraksi seharusnya mendengar saran dan perintah DPP dan disini sepenuhnya ada di fraksi," tambahnya.

Masih terkait dengan hal itu, mantan menteri era Soeharto ini pun mengimbau seluruh kader partai berlambang bintang mercy itu mengikuti arahan dari SBY, selaku Ketua Dewan Pembina.

"Sudah jelas Pak SBY mengatakan di situasi dukungan publik yang menurun terhadap partai, diminta kepada kader untuk bekerja lebih cermat, lebih cerdas dalam mengambil keputusan," tandas anggota Komisi I DPR ini.

Presiden SBY sebelumnya menanggapi keras keputusan Fraksi Demokrat itu. SBY menyebut menempatkan Angie di Komisi Hukum merupakan keputusan yang tidak cerdas. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA