Sebenarnya kalau mau, Presiden SBY bisa menggunakan pesawat CN 235 buatan PT Dirgantara Indonesia yang teknologinya sudah bagus.
"CN 235 sudah bagus, buktinya Perdana Menteri Malaysia memakai pesawat buatan Indonesia, CN 235. Bahkan, saat saya ke Korea Selatan, banyak yang bilang pesawat ini bagus," kata pengamat perhubungan, Dudi Sudibyo dalam diskusi di
Metro TV, Jumat (10/2).
Sikap SBY ini sangat kontras, karena di berbagai kesempatan, Presiden SBY selalu menggembar-gemborkan untuk mencintai produk-produk dalam negeri.
Selain itu, Dudi mengatakan bahwa pilihan SBY menggunakan pesawat besar Boeing Business Jets 2 tidak efektif. Ini karena Boeing Business Jets 2 membutuhkan landasan pacu yang panjang, sementara kebanyakan bandara di Indonesia, khususnya di daerah terpencil memiliki landasan pacu yang pendek.
[arp]
BERITA TERKAIT: