Terkait hal tersebut, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mendesak KPK memeriksa Jenderal Gories Mere. Meski kata Neta sebelumnya, sampai saat ini KPK belum pernah memeriksa perwira tinggi Polri.
"Kalau memang bukti-bukti yang dimiliki KPK sudah akurat, seharusnya bertindak cepat sama seperti ketika KPK menangkap Jaksa di Cibinong," katanya kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Minggu, 27/11).
Tapi, Neta sendiri ragu KPK akan menyelidiki dugaan keterlibatan Gories Mere tersebut. Sebab, 110 penyidik KPK yang berasal dari Polri diduga akan
ewuh pakewuh menangani kasus seniornya dari Polri.
Meski begitu, Neta yang juga koordinator pengawas KPK ini tetap berharap KPK menyelidikinya. Apalagi, masa kerja pimpinan KPK saat ini, kecuali Busyro Muqoddas, akan segera berakhir bulan Desember mendatang.
"Untuk itu kita berharap mereka mau bekerja profesional menunjukkan kinerja positif ke masyarakat, segera periksa jenderal polisi yang diduga terlibat itu. Kalau memang KPK punya bukti, ya dibawa ke pengadilan. Sehingga pimpinan KPK sekarang bisa menorehkan sejarah baru bahwa KPK tidak takut kepada polisi. Kan gitu. Selama ini kan kesannya mereka takut," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: