"Saya siap bertemu dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Pak Din Syamsuddin. Dan (saya) minta maaf kepada beliau tentang kritik selama ini yang demikian keras," kata Dipo saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemuda Muhammadiyah di Jakarta kemarin malam.
Dipo memang tidak merinci apa pernyataan keras yang pernah ia tujukan kepada Din. Tapi memang, beberapa waktu lalu, Dipo kerap mengkritik keras bahkan mengecam Din Syamsuddin.
Misalnya, saat sejumlah tokoh agama, yang dimotori, antara lain, oleh Din Syamsuddin membeberkan dugaan bahwa Presiden SBY telah melakukan sejumlah kebohongan. Dipo menyebut gerakan Din Cs tersebut adalah gerakan politik.
Begitu juga, saat Din mengkritik SBY soal pemberantasan korupsi terkait penuntasan kasus mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M. Nazaruddin. Dipo pun menyahut dan balik menuding Din. Kata Dipo satu waktu, Din seperti menggunakan ilmu kodok. Yaitu, membonceng kasus Nazaruddin untuk membesarkan dirinya. Bahkan Dipo pernah seperti mengecilkan kapasitas Din Syamsuddin yang sering mengkritik kebijakan SBY-Boediono. Kata Dipo Alam, "Emang Din itu siapa?"
Din sendiri tak begitu mempedulikan kritik dan kecaman Dipo tersebut. Tapi, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh P. Daulay di banyak kesempatan yang tampil di depan publik membela Din dan menyayangkan sikap Dipo tersebut. Bahkan Saleh pernah menyarankan Dipo untuk meninggalkan jabatan publik yang didudukinya bila tetap mengumbar pernyataan yang tidak mendidik.
"Saya meminta agar saudara Dipo Alam tidak terjebak dan mengkultuskan SBY lalu mengeluarkan pernyataan yang menyerang pimpinan dan tokoh Muhammadiyah. Kami mewanti-wanti Dipo Alam untuk menertibkan pernyataan-pernyataannya yang membuat panas suasana," kata Saleh menanggapi Dipo.
[zul]
BERITA TERKAIT: