"Ya, kalau dipanggil, sebagai warga negara harus hadir. Harus mengklarifikasi kalau memang dibutuhkan," kata Sutan kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 25/11).
Dikatakan, banyak orang mengira bahwa dirinya akan bereaksi keras seperti cacing kepanasan, setelah disebut-sebut kemarin terlibat dalam proyek tersebut. Tapi dia menepis hal tersebut. "Orang saya tidak apa-apa kok," ungkapnya enteng.
Justru kata Sutan, dia mengingatkan panitia tender untuk tidak melanggar UU dalam menentukan siapa pemenang. Sutan menduga, pengaturan pemenang tender masih kerap terjadi di beberapa lembaga dan kementerian. Tapi menurutnya, sebagian anggota DPR malas untuk mengawasi, karena bisa-bisa dituduh terlibat. "Kalau saya tidak (takut)," tegas Sutan.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: