"Tidak semestinya pernikahan yang sangat sakral dan sarat muatan religiusitas dipolitisasi untuk kepentingan sesaat. Kasihan Ibas-Aliya. Pemberitaan miring terhadap memunculkan kesan bahwa pernikahan ini terlarang," kata Ketua Umum PP. Pemuda Muhammadiyah, Saleh P. Daulay, kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 23/11).
Saleh juga tidak mengapresiasi adanya tuduhan negatif terhadap penggunaan biaya pernikahan mereka. Saleh yakin, SBY dan Hatta Rajasa pasti mampu membiayai pernikahan putra-putrinya dari uang yang halal. Apalagi, tuduhan-tuduhan yang disampaikan tidak diiringi dengan alat bukti.
"Menurut saya, sebaiknya orang-orang yang curiga tersebut terlebih dahulu mencari bukti-bukti yang valid. Dan kalau benar ada penyimpangan, baru dituntut secara hukum. Jangan menghakimi sebelum punya bukti," kesal Saleh.
Saleh mengaku kerap mengeritik kebijakan SBY. Tetapi, untuk urusan pernikahan ini, dia menilai tidak ada yang salah. Semua prosesi pernikahan yang dilakukan sama saja dengan warga negara lainnya. "Kita tidak boleh tidak adil kepada Ibas-Aliya. Kalau tidak bisa mendoakan, ya minimal tidak menjelek-jelekkan. Atau simpelnya, jangan politisasi cinta mereka," pungkasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: