Pada masa Kabinet Indonesia Bersatu I, Hatta menjabat sebagai Menteri Perhubungan lalu di-
reshuffle menjadi Menteri Sekretaris Negara, menggantikan Yusril Ihza Mahendra. Pada KIB II, posisi Hatta semakin kuat.
Hatta merupakan ketua tim kampanye SBY-Boediono pada masa pemilihan presiden 2009 lalu. Dan saat ini menduduki posisi vital di KIB II yaitu Menteri Koordinator Perekonomian. Belum lagi, PAN menjadi pendukung utama di pemerintahan SBY-Boediono.
Karena itu, menurut pengamat politik M. Qodari, tanda adanya pernikahan putra-putri mereka Edhie Baskoro Yudhoyono dan Siti Rubia Alia Rajasa, keduanya sudah memiliki hubungan yang erat. Meski memang, dengan pernikahan ini, keduanya akan semakin erat.
"Pernikahan ini menurut saya sih bisa membuat hubungan politik itu menjadi lebih erat lagi. Posisi Hatta tidak hanya dekat secara profesional, tapi juga dekat secara emosional dan kekeluargaan kepada SBY. Kalau begini konteksnya, posisi Hatta di pemerintahan itu menjadi lebih kuat. Karena adanya dua ikatan pada saat bersamaan," katanya kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 24/11) melalui sambungan telepon.
"Tapi apakah kemudian termanifestasi menjadi bentuk kedekatan politik lainnya, misalnya (SBY mengajukan Hatta) menjadi Capres atau Cawapres, ya saya kira itu masih dinamis," sambungnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: