"Pertama, karena tidak ada kesalahan konstitusional SBY," kata Wasekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan lewat pesan singkat kepada
Rakyat Merdeka Online kemarin petang (Minggu, 13/11).
Alasan kedua, masih kata anggota Komisi II DPR ini, orang yang mau menjatuhkan SBY itu adalah orang-orang yang punya
track rekord yang tak jelas alias negatif. Hal ini berbeda dengan SBY.
"Sementara SBY sebagai prajurit memiliki
track rekord yang jelas. Jejak profesionalisme pendidikan, ketentaraan, integritas moral bahkan kenegarawanannya sangat
clear," beber Ramadhan.
"Sedangkan integritas para politisi parlemen itu, termasuk yang dari Golkar dan mantan petinggi (pejabat negara) justru nggak jelas," tuding Wakil Ketua Fraksi Fraksi Demokrat ini tanpa memerinci.
Orang yang dimaksud Ramadhan Pohan boleh jadi adalah Bambang Soesatyo. Pada Jumat lalu, dia menyatakan saat ini hanya tinggal menunggu momentum saja rezim kekuasaan SBY akan digulingkan. Karena Semua hal mengenai tujuan itu sudah terkonsolidasi.
Meski dia menolak menjawab siapa atau kelompok mana yang mengkonsolidasikan gerakan tersebut. Selain Bamsoet, pejabat yang dimaksud Ramadhan diduga adalah Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto. Di banyak kesempatan, mantan KSAD itu kerap menyuarakan pergantian rezim sebagai jawaban berbagai persoalan yang ada.
[zul]
BERITA TERKAIT: