Ramadhan Pohan: Tak Punya Celah Rasional Jatuhkan SBY, Politikus Membabi Buta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 14 November 2011, 08:39 WIB
Ramadhan Pohan: Tak Punya Celah Rasional Jatuhkan SBY, Politikus Membabi Buta
sby/ist
RMOL. Belakangan ini banyak politisi kerap menyerang dan melecehkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di depan umum. Baik atas nama diskusi, sarasehan, kumpul-kumpul politik, atau juga lewat statemen-statemen politik di berbagai media massa.

Mereka fokus menyerang dan memojokkan Presiden SBY untuk kasus-kasus yang bukan urusan Presiden. Seperti kasus yang membelit mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M. Nazaruddin, kasus surat palsu Mahkamah Konstitusi, hingga kasus bailout Bank Century.

"Apa urusan kasus Nazar dengan Pak SBY? Itu kan kewenangan KPK. Kita patuh pada aturan hukum yang berlaku. Lalu, kasus surat palsu MK juga. Kenapa pak SBY yang dipojokkan. Begitu pula soal Bank Century, mereka menuding terus. Bukannya parlemen sendiri sudah berikan rekomendasi ke penegak hukum? Kenapa SBY yang disalahkan?" ungkap Wasekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan kepada Rakyat Merdeka Online kemarin petang (Minggu, 13/11).

Karena tidak ada satupun dari kasus-kasus di atas yang berhubungan dengan SBY, Ramadhan berkesimpulan bahwa tudingan kepada SBY itu salah alamat.

"Boleh jadi (mereka) memang sengaja provokasi. Mereka tak melihat celah rasional untuk menjatuhkan Presiden. Akhirnya menuding membabi-buta. Entah presiden dipojokkan ini-itu atau dituding konspirasi ini-itu, atau bahkan dibilang berbohong," demikian anggota Komisi II DPR ini.

Sorotan kepada Presiden, yang terbaru disampaikan puluhan tokoh pada forum Sarasehan Anak Negeri di Hotel Le Meredian Jakarta yang disiarkan langsung Metro TV, Kamis malam, (10/11). Hadir dalam acara tersebut, mantan wakil presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto, sejumlah anggota DPR dari Timwas Century dan para pengamat.

Dalam forum tersebut, kasus Bank Century, kasus dugaan pemalsuan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melibatkan Andi Nurpati, serta kasus korupsi M Nazaruddin, tampaknya menjadi sorotan utama yang kerap dikaitkan dengan Presiden SBY. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA