Pemerintah Harus Peduli, Jangan Abaikan Hak Karyawan Freeport

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 12 Oktober 2011, 14:16 WIB
Pemerintah Harus Peduli, Jangan Abaikan Hak Karyawan Freeport
saleh daulay
RMOL. Unjuk rasa besar-besaran karyawan Freeport belakangan ini harus ditanggapi serius oleh pemerintah termasuk politikus di DPR. Apalagi sudah ada demonstran yang jatuh korban. Tuntutan kenaikan gaji yang disuarakan karyawan tersebut harus diperhatikan.

Demikian ditegaskan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay kepada Rakyat Merdeka Online siang ini.

"Kalau ada hak-hak yang belum dipenuhi, kita minta pemerintah melakukan advokasi terhadap karyawan Freeport.  Apalagi ini perusahaan asing, harusnya tunduk dan patuh kepada aturan yang diberlakukan di negara Indonesia, tempat mereka 'cari makan'. Jangan sampai karyawan lokal yang ada di situ tidak mendapatkan hak-haknya," tegasnya.

Saleh mengatakan itu karena melihat pemerintah dan politisi di DPR tampaknya mengacuhkan atau kurang peduli terhadap tuntutan demonstran. Hal ini bisa dilihat dari pembicaraan tentang hal ini kalah hangat bila dibandingkan dengan isu politik, seperti reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II.

"Seolah-olah yang diperjuangkan (politikus) itu kepentingan politik semata, bukan kepentingan rakyat Indonesia, karyawan Freeport. Apapun persoalannya, kita meminta pemerintah dan politisi harus mengadvokasinya," ungkapnya.

Apalagi, masih kata Saleh, kemarin perwakilan karyawan Freeport mengadu ke DPR. DPR harus tanggap, termasuk DPR harus melakukan pengawasan terhadap mekanisme yang berjalan di perusahaan asal Amerika Serikat. "DPR harus memastikan tidak ada karyawan yang tak terpenuhi hak-haknya. Karena itu sudah menjadi tugas mereka (DPR)," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA