Karena itu, Menteri Perhubungan Freddy Numberi harus berjiwa besar mengoreksi semua manajemen yang ada di kementerian yang dipimpinnya.
"Misalnya, mungkin implementasi di lapangan ada anak buahnya yang salah. Walaupun kita tahu dalam menata transportasi tidak gampang," kata anggota Komisi V DPR Saleh Husin kepada
Rakyat Merdeka Online tadi pagi.
Komisi V yang membidangi masalah perhubungan, katanya, sudah berulang kali meminta Menteri Freddy meningkatkan performance kinerja. Satu hal yang ditekankan Saleh adalah soal pemberian ijin kepada transportasi, baik itu kapal, pesawat atau moda transportasi lainnya untuk beroperasi. Pemberian ijin ini harus diawasi ketat.
"Kalau lemah (pengawasannya) bisa beakibat fatal," jelasnya.
Meski begitu, Sekretaris Fraksi Hanura ini tidak mau terlalu jauh menilai apakah Freddy layak untuk dicopot atau tidak. Menurutnya, hal itu adalah hak prerogatif presiden. "Itu merupakan hak presiden. Saya nggak mau ke personal," elaknya.
[zul]
BERITA TERKAIT: