Demikian disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, dalam percakapan dengan Rakyat Merdeka online, belum lama ini.
"Mereka ingin belajar dari kita, itu harus dihargai. Apalagi diinformasikan banyak orang Indonesia bekerja di sana," katanya.
Indonesia harus bangga menerima fakta tersebut, karena dunia luar justru melihat situasi perkembangan di tanah air sangat luar biasa, sehingga ingin menimba pengalaman dam pengetahuan di sektor riil.
Permohonan itu, kata Syarief, harus direspon karena potensi negara kepulauan tersebut cukup bagus menjadi mitra Indonesia ke depan. Apalagi pertumbuhan ekonominya cukup bagus, yakni sekitar 8 persen.
Selain itu, rata-rata gaji tenaga kerja di negeri itu antara Rp4 juta sampai Rp7 juta per bulan. "Jadi, keinginan mereka untuk bermitra dalam konteks membina dan melatih di sektor UKM, merupakan peluang bagi Indonesia."
Hal lain yang dinilai positif Menkop dan UKM adalah, keinginan mereka belajar tentang industri kerajinan dan kayu. "Jika pelatihan disinergikan dengan UKM ahli kita, secara tidak langsung membantu pelaku-pelaku UKM nasional."
[dem]
BERITA TERKAIT: