Lily Wahid: Yang Penting SBY Jujur, Kalau Tidak Sanggup Mundur

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 20 September 2011, 16:52 WIB
Lily Wahid: Yang Penting SBY Jujur, Kalau Tidak Sanggup Mundur
lily w/ist
RMOL. Reshuffle kabinet tidak akan memecahkan masalah yang dihadapi Indonesia. Pasalnya, sumber masalah bukan ada pada kabinet dan para menteri, melainkan ada pada Presiden Yudhoyono sendiri.

"Saya juga sudah lelah bicara soal perombakan kabinet. Ada atau tidak ada reshuffle, sama saja dampaknya. Selama cara berpikir dan pola kerja pemerintah tidak diubah, Indonesia tidak akan menjadi lebih baik," ujar Anggota DPR Fraksi PKB Lily Wahid saat diskusi bertema "Reshuffle Kabinet atau Ganti Presiden" yang diselenggarakan Rumah Perubahan 2.0, di Jakarta (Selasa, 20/9).

Menurut Lily, terserah saja kalau Presiden Yudhoyono mau melakukan reshuffle. Namun, alangkah lebih baiknya jika Presiden Yudhoyono jujur saja.

"Dalam sistem presidensial, dia punya hak prerogatif penuh. (Tapi) yang penting SBY harus jujur. Kalau tidak sanggup lagi, ya mundur saja," tegas Lily.

Selain itu, kata Lily berpendapat, rakyat melalui DPR harus segera melakukan impeachment. Banyak alasan untuk melakukannya. Antara lain, SBY telah memilih Boediono sebagai Wakil Presiden, padahal dia terindikasi telah melakukan tindakan kriminal dalam kasus bailout Bank Century seperti yang dilaporkan audit forensik BPK.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA