Terbukti, Rakyat Tak Lagi Hargai SBY Sebagai Presiden

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 06 September 2011, 23:14 WIB
Terbukti, Rakyat Tak Lagi Hargai SBY Sebagai Presiden
sby/ist
RMOL. Tindakan menyalakan petasan di hadapan SBY saat menyaksikan pertandingan sepakbola antara Indonesia melawan Bahrain dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 2014 oleh para penonton beberapa saat lalu membuktikan satu hal, yakni bahwa masyarakat tak lagi menghargai SBY sebagai Presiden.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 6/9).

"Itu jelas petasan yang dinyalakan, sangat membahayakan dan ancamannya juga jelas. Tapi ternyata masyarakat tidak peduli ada Presiden di situ," kata Ray.

Tindakan masyarakat yang juga menonton pertandingan tersebut, sambung Ray, menganggap SBY seperti penonton biasa dan karenanya tak perlu khawatir menyalakan petasan. Masyarakat, tegas Ray, tak lagi menganggap SBY sebagai Presiden.

"Ini peringatan keras dan serius, betapa SBY sudah tidak dihormati, sudah tidak dipedulikan publik. Ini sinyal buruk bagi pemerintahan SBY," tutup Ray. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA