"Pemerintah memberikan apresiasi terhadap upaya Pemprov Gorontalo bersama Dekranasda Provinsi Gorontalo dalam mempromosikan produk kerajinan khas Gorontalo," katanya kepada wartawan.
Menkop dan UKM bersama rombongan melihat berbagai produk kerajinan khas Gorontalo antara lain Karawo Batik, yang merupakan perpaduan kerajinan khas Gorontalo kain Karawo dan batik.
"Ini (Karawo batik, red) sangat bagus dan potensial untuk dikembangkan," katanya.
Usai meninjau stand kerajinan khas Dekranasda Provinsi Gorontalo, rombongan Menkop-UKM yang didapmingi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Kepala Diskopperindag Provinsi Gorontalo Fachrudin Z Olilinga melakukan peninjauan ke Posdaya UKM Kabupaten Gorontalo yang terletak dikawasan Shoping Centre Limboto. Pada kesempatan tersebut Menkop menyempatkan diri berbincang dengan para pedagang kecil seputar penghasilan yang diperoleh setiap hari.
Menurut para pedagang rata-rata penghasilan yang mereka peroleh berkisar 200-300 ribu per hari. Para pedagang berharap adanya bantun modal usaha
Dalam kesempatan lain, Menkop dan UKM Syarief Hasan meresmikan toko serba ada dan kawasan pedagang kecil di komplex Shoping Centre Limboto "Penataannya sudah sangat baik, lokasinya juga rapi," katanya.
Selanjutnya dari lokasi Posdaya UKM Shoping Centre, rombongan Menkop-UKM bertolak menuju galeri kerajinan khas Gorontalo di Telaga. Selain melihat secara langsung pembuatan kain Karawo, Menkop-UKM Syarief Hasan melakukan penandatanganan peresmian galeri kerajinan tangan khas Gorontalo.
[wid]
BERITA TERKAIT: