"Ini perayaan ulang tahun KNPI terakhir di era kepemimpinan saya," kata Azis Syamsuddin saat ditemui di sela-sela syukuran HUT KNPI ke-38 di Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan kemarin (23/4).
Menyinggung dualisme kepemimpinan KNPI antara kubunya dengan kubu Ahmad Doli Kurnia yang sama-sama mengaku sebagai Ketua Umum KNPI yang sah, pimpinan Komisi III DPR ini menegaskan, yang dapat menjawab persoalan itu adalah para
stakeholder, yaitu OKP-OKP yang tergabung dalam wadah KNPI.
"Saya dan Doli tidak mungkin jadi ketua umum kalau tidak dapat dukungan dari para
stakeholder. Dengan begitu saya mempersilakan kepada OKP untuk membentuk komite normalisasi jika memang itu dapat menyelesaikan permasalahan di KNPI," jelasnya.
Ia juga mempersilakan Menpora Andi Mallarangeng untuk membantu menyelesaikan permasalahan KNPI. "Sesuai amanat UU, kami adalah partner pemerintah," ujarnya.
Soal kongres, politisi Partai Golkar ini menjelaskan, agenda utamanya adalah memilih ketua umum baru. "Pastinya di kongres nanti, saya akan memberikan laporan pertanggungjawaban," tuturnya.
Aziz mengaku sedang membuat formulasi untuk menyelesaikan permasalahan di internal KNPI. Ia berharap, ke depannya nanti tidak terjadi lagi perpecahan di tubuh organisasi kepemudaan ini. Selain itu, pihaknya juga tengah membangun komunikasi dengan pihak Doli. Diakuinya, bahwa dirinya sudah enggan mengomentari permasalahan KNPI yang sudah berlarut-larut ini. "Akan lebih baik kita berbuat yang lebih bermanfaat untuk bangsa dan negara," tuturnya.
Senada dengan Aziz, Ketua Pengurus Pusat GM FKPPI Devi Andita menegaskan, KNPI ini bukan milik Aziz dan Dolly tapi milik stake holder yaitu OKP. "Komite akan memberikan ruang kepada mereka berdua untuk menyampaikan pertanggungjawabannya dalam kongres yang akan datang sebagai bentuk penghormatan," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Sapma Pemuda Pancasila (PP) Yedidiah Soerjosoemarno, meminta kepada semua OKP yang berada di bawah naungan KNPI untuk bersama-sama membangun KNPI di atas nilai-nilai kepemudaan yang menjunjung persatuan dan kesatuan pemuda. "KNPI adalah wadah berhimpun kita para pemuda. Maka, sejatinya nilai-nilai kepemudaan harus mengutamakan persatuan dan kesatuan. Bukan mencerai-berai kita", pungkasnya.
[dem]