RMOL. Setelah dua pekan lebih ditetapkan sebagai tersangka, M Nazaruddin masih belum juga bisa dibekuk aparat. Jangankan dibekuk, buronan Interpol itu bahkan hingga kini belum juga diketahui dimana bersembunyi.
"Intel kita ini intel Melayu. Kerja mereka cuma di warung-warung kopi, ngobrol ngalor-ngidul gak jelas. Intel Melayu disuruh mencari Nazaruddin, susah lah," ujar Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (Maki), Bunyamin Saiman kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa waktu lalu.
Kualitas kerja seperti demikian, kata Bunyamin, tak bisa diandalkan. Padahal menangkap Nazaruddin tak sulit. Pazel misteri persembunyian Nazaruddin sudah cukup terang. Catatan perjalanan luar negeri Nazaruddin tersedia. Landing dimana, take off dimana.
"Dari Indonesia ke Singapura. Lalu ke Vietnam. Dari sana bisa ditelusuri lagi ke mana-mananya. Kalau bukan intel penyebabnya, ya karena pencariannya tidak serius. Aparatnya ikut melindungi," imbuhnya. [dem]
BERITA TERKAIT: