Menlu: Proses Peradilan di Arab Saudi tidak Transparan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 23 Juni 2011, 13:13 WIB
Menlu: Proses Peradilan di Arab Saudi tidak Transparan
Marty Natalegawa/ist
RMOL. Meski sedang berduka atas kematian Ruyati binti Satubi, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa tetap mengungkapkan fakta bahwa TKI asal Bekasi itu di pengadilan mengakui telah membunuh majikannya pada 12 Januari 2010 lalu.

Meski Menteri Marty juga mengkritik sistem peradilan di Saudi tersebut.

"Kami ingin sampaikan proses pengadilan di Arab Saudi juga tidak transparan. Dalam berbagai laporan masyarakat internasional misalnya, tercatat bukan saja jadwal persidangan dan pemberitahuan eksekusi bahkan akses pengacara atas proses hukum di Saudi Arabia pun sangat terbatas," katanya dalam jumpa pers pagi tadi di Istana Presiden, Jakarta.

Dalam situasi seperti itulah, katanya, Kemenlu dan perwakilan Indonesia di Arab Saudi bekerja termasuk dalam menangani kasus Almarhumah Ruyati.

"Khusus dalam kasus Ruyati, sejak awal diperoleh berita ditahan polisi dan KJRI di Jeddah sudah melakukan pendampingan untuk untuk memastikan hak-hak beliau sebagai tersangka dapat dipenuhi," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA