Politik Santun SBY Tak Dijalankan Lagi oleh Kadernya?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 03 Juni 2011, 09:20 WIB
Politik Santun SBY Tak Dijalankan Lagi oleh Kadernya?
sby/ist
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku selalu menjunjung tinggi politik santun. Kader-kader juga kerap mengaku berpolitik dengan tiga prinsip, yaitu bersih, cerdas, dan santun, yang menurut mereka itu adalah bagian dari yang diajarkan SBY. Tapi, politik santun itu tampaknya sudah tak berlaku lagi.

"Contoh prilaku cara-cara berpolitik buruk kembali dipertontonkan. Partai Demokrat harus tegas terhadap kader yang melempar isu dan menuding ada tokoh berinisial 'A' tanpa fakta," kata Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 3/6).

Bamsoet, demikian ia akrab disapa, menanggapi bola panas yang dikeluarkan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan. Ramadhan mengatakan, ada Mr A, politisi lama, bermodal, ingin mengobok-obok Partai Demokrat.

"Kalau dia punya fakta, kenapa tidak langsung saja tunjuk hidung dan laporkan ke pihak berwajib. Bukannya berkelit dan berkilah. Itu namanya pengalihan isu dan mencoba menciptakan kambing hitam dan menebar fitnah terhadap politisi yang kebetulan berinisial 'A'," kata anggota Komisi III DPR ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA