"Karena ketiga pidato itu sesuai dengan
term of reference (TOR) yang disiapkan Pimpinan MPR. Jadi, ketiga pidato itu saling melengkapi satu sama lainnya dalam melihat sejarah perjalanan Pancasila," kata Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di gedung DPR, Jakarta (Rabu, 1/6).
Menurut Hasto, saat pimpinan MPR beraudiensi dengan tiga tokoh nasional tersebut, TOR pidato sudah disiapkan.
"Kepada Ibu Megawati diberikan TOR dalam kapasitas putri Bung Karno sehingga bisa mengungkapkan suasana kebathinan dan pengalaman Bung Karno dalam menggali nilai-nilai Pancasila. Pak Habibie TOR-nya bagaimana Pancasila di masa transisi dan Pak SBY dalam perspektif tantangan Pancasila di masa sekarang dan di masa mendatang," jelas Hasto.
Karena itu, masih kata Hasto, pidato ketiga tokoh nasional tersebut satu alur dan satu tarikan nafas.
"Jadi, tidak bisa kita membandingkan satu sama lain pidato tersebut karena perspektifnya saling berbeda," demikian Hasto.
[yan]
BERITA TERKAIT: