"Saya agak terkejut, (dikatakan) bahwa ini tidak ada
follow-up. Padahal sudah putus, kita tolak karena tidak ada bukti-bukti yang disampaikan," terang Wakil Ketua BK DPR, Nudirman Munir di ruang BK, gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (25/5).
Hal ini diutarakan Nudirman menanggapi pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam MPO, M Chozin Amirullah yang menyayangkan reaksi pasif BK DPR terhadap aduan tersebut.
Politikus Golkar ini menjelaskan, BK sebelumnya telah mengundang si pengadu. Tapi, wanita yang jadi korban tidak mau didatangkan.
"Kita juga minta pengadu untuk mendatangkan. Demikian bukti-bukti yang lain itu semua tidak bisa didapat," tegas Nudirman.
[wid]
BERITA TERKAIT: