Itulah yang dialami pendiri Global Nexus, Cristianto Wibisono, yang berani menjajakan Sri Mulyani di tengah pertemuan yang digelar khusus untuk membicarakan tiga hal khusus yang saling berkaitan. Pertama, skandal pesawat MA 60 Merpati yang mengalami kecelakaan di Kaimana, Papua, lalu dugaan kolusi dan korupsi di balik pengadaan pesawat MA 60 itu, serta isu SARA yang digunakan oleh pihak tertentu untuk mengalihkan persoalan. Pertemuan tersebut digelar di sebuah restoran di Jakarta Selatan, Selasa siang (25/5).
Anggota Komisi III, Bambang Soesatyo, yang menjadi co-host menganggukkan kepala ketika Cristianto meminta dukungan dari dirinya dan dari Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie untuk Sri Mulyani di bursa Managing Director IMF.
Walau Golkar jelas tidak punya suara di IMF, ujar Bambang Soesatyo sedikit bercanda, tetapi pihaknya akan mendukung putra-putri Indonesia yang bertarung untuk memperebutkan kursi yang ditinggalkan Dominique Strauss Kahn karena terlibat skandal seks.
"Prinsipnya siapa pun orang Indonesia yang dijagokan di IMF kita akan dukung,†kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Jawaban Bambang ini membuat Cristianto senang.
“OK. Terima kasih,†kata Cristianto singkat sambil sumringah.
Tapi, ternyata Bambang Soesatyo tak berhenti sampai di situ. Dia mengajukan syarat.
" Sri Mulyani harus membuka apa yang terjadi dalam rapat KSSK soal bailout Bank Century," katanya.
Syarat yang diajukan Bambang ini disambut tawa dan tepuk tangan peserta dan tokoh lain yang hadir dalam pertemuan.
"Itu (syarat) baru tepat," kata Lily Wahid, mantan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.
"Dia (SMI) harus mau membuka (isi rapat KSSK)," aktivis Hatta Taliwang yang menjadi pemandu ikut menimpali.
Tak lama setelah itu, Cristianto langsung ngacir meninggalkan ruangan. Perlu dicatat, ia sama sekali tidak menyampaikan pendapat apapun mengenai topik penting yang tengah dibahas. [guh]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: