Dalam jumpa pers yang digelar di Warung Daun, Kebayoran Baru, siang tadi (Selasa, 25/5), misalnya, salah seorang pendukung Sri Mulyani, ekonom Cristianto Wibisono, menyampaikan pernyataan dan mengajukan pertanyaan yang keluar dari konteks jumpa pers.
Pendiri Global Nexus malah membicarakan peluang Sri Mulyani menjadi Managing Director International Monetary Fund (IMF). Sri Mulyani yang terlibat dalam megaskandal danatalangan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun berhenti dari jabatan Menkeu RI pertengahan tahun lalu. Ia bergabung dengan Bank Dunia dan menjadi salah seorang Managing Director yang bertanggung jawab untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.
Dengan sedikit bernada menguliahi peserta jumpa pers, Cristianto menjelaskan bahwa kekuatan IMF tengah bergeser dari Amerika menuju Asia. Kalau Asia bersatu, katanya, tokoh Asia bisa menempati kursi yang ditinggalkan Dominique Strauss-Kahn. Adapun di Asia, tambahnya, negara yang memiliki kekuatan seimbang adalah Republik Rakyat China, Jepang, India, dan Indonesia.
Dia juga mengatakan, Sri Mulyani adalah salah satu calon yang diperhitungkan.
Tanpa segan, Cristianto meminta kesediaan anggota Komisi III Bambang Soesatyo yang merupakan sahibul hajat untuk menyampaikan hal yang menurutnya penting ini kepada Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.
“Nah sekarang sikapnya Golkar dan Pak Ical bagaimana? Mendukung atau menolak. Kita jangan jago kandang. (Kalau) berantam di sini. Tapi tidak berantam di dunia global," kata Cristianto lagi.
Jumpa pers yang digelar Bambang Cs itu didisain untuk menjelaskan sejumlah isu yang berkaitan dengan pembelian pesawat MA 60 buatan China yang dipakai Merpati dan baru-baru ini mengalami kecelakaan di Kaimana, Papua. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu adalah pihak yang paling disoroti dalam kasus ini.
Belakangan, ada indikasi kuat yang memperlihatkan kubu Mari Elka Pangestu menggunakan isu SARA untuk menghentikan perdebatan mengenai MA 60 dan kecelakaan di Kaimana.
Selain Bambang Soesatyo, jumpa pers itu juga dihadiri Sasmito Hadinagoro, Syahganda Nainggolan, Lily Wahid, Hatta Taliwang, dan Justiani.
Saat acara akan dimulai, Cristianto meminta giliran pertama untuk berbicara. Tetapi, begitulah. Ia bukannya membahas topik utama, malah menjagokan Sri Mulyani yang juga tersangkut dalam sejumlah kasus pajak. [guh]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: