"Kalau kita mengevaluasi lembaga-lembaga tinggi negara kita, itu tidak bisa persalahkan orang per orang. Itu persoalan kolektif, apalagi kita bicara di DPR," tutur mantan Sekjen Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam, Ahmad Doli Kurnia, sesudah acara sarasehan dan peringatan 13 tahun reformasi di komplek Perdatam, Pancoran, Jakarta Selatan (Minggu, 22/5).
Tapi, karena Marzuki Alie seolah-olah menjadikan kelompok tertentu sebagai kambing hitam, maka sama saja mantan Sekjen DPP Partai Demokrat itu mengkritik diri sendiri.
"Itu yang saya katakan, bicara evaluasi tidak bisa orang per orang. Tapi secara kelembagaan dan lembaga itu sekarang pimpinannya Pak Marzuki Alie. Itu artinya bahwa saya kira dia secara tidak langsung membicarakan diri sendiri," terang Doli, yang juga Wakil Sekjen DPP Partai Golkar ini.
Terlebih dia mengingatkan, saat ini DPR dikuasai partai asal Marzuki Alie, Partai Demokrat. Dan lebih dari separoh jumlah anggota DPR dari Demokrat adalah wajah baru.
"Lah iya, kalau kita menyalahkan yang lain-lain, itu pada akhirnya bisa merembet kemana-mana kan. Bisa merembet kelembaganya sendiri, dalam hal ini DPR. Juga bisa merembet ke asal partai masing-masing, termasuk Demokrat yang juga menyumbangkan suara terbanyak. Saya kira yang wajah-wajah baru itu lebih banyak Partai Demokrat," tandas mantan aktivis '98 ini.
[yan]
BERITA TERKAIT: