Dengan merendah Miranda menyampaikan dirinya tidak 'ngotot' untuk bisa menjabat Deputi Gubernur Senior BI kepada sejumlah anggota DPR dari PDI Perjuangan dalam pertemuan tersebut.
"Saya sampaikan tidak membutuhkan untuk bisa menjadi deputi DGS. Saya hanya menghargai penghargaan pemerintah (Presiden Megawati) yang sudah mencalonkan saya," ujar Miranda saat memberi kesaksian di Pengadilan Tipikor, Jakarta, (Kamis 12/5).
Miranda menuturkan, setelah pertemuan tersebut dirinya semakin percaya diri bakal lolos dalam menjalani
fit and proper test Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004.
Miranda merasa terkesan dengan pertemuan Dharmawangsa lantaran muncul suasana jika anggota komisi IX DPR tidak akan mempersoalkan masalah pribadi dan keluargannya saat
fit and proper test, seperti yang terjadi saat dirinya mengikuti
fit and proper test Gubernur BI tahun 2003.
"Saya semakin percaya anggota DPR akan memegang janji untuk tidak menanyakan masalah keluarga. Itu hal yang paling utama. Saya tidak bisa membayangkan apa yang terjadi pada 2003," katanya.
[arp]