Perayaan dipusatkan di pantai Kalkhote, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua.
Menurut Ketua Panitia acara, Jan Peter Sondakh, perayaaan kali ini tidak jauh berbeda dengan perayaan sebelumnya. Tahun ini, juga akan dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan seperti napak tilas, atraksi terjun payung, reli, dan karnaval dari paguyuban dan anak-anak sekolah.
"Ada juga partisipasi dari masyarakat Sentani yang menyiapkan suling tambor. Perayaan tahun ini yang ketiga kalinya sejak tahun 2009," ujarnya saat ditemui Rakyat Merdeka Online di sela-sela persiapan, di tepi Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (1/5).
Dari pantauan Rakyat Merdeka Online sepanjang jalan mulai dari Bandara Sentani, kantor bupati Gunung Merah sampai perbatasan Kabupaten Jayapura, sudah dipenuhi pemasangan ratusan lebih bendera merah putih. Begitu pun tepat di pintu masuk lokasi perayaan, telah diwarnai banyak umbul-umbul dan sebuah baliho ukuran besar.
Sedianya, hari ini tepat peringatan ke 48 tahun peristiwa pembebasan Irian Barat dari tangan penjajah Belanda. Menurut Jan Peter, lantaran mayoritas warga Jayapura banyak memanfaatkan hari Minggu untuk kegiatan di gereja-gereja sehingga acara peringatan pun diundur besok.
Terlepas dari itu, pihaknya berharap kegiatan semacam ini bisa diikuti pula kabupaten-kabupaten lain di Propinsi Papua.
"Karena peristiwa masuknya Irian Barat ke NKRI juga sejarah bagi Propinsi Papua," tukas Jan Peter yang juga Kesbangsopol Pemda Kabupaten Jayapura.
[dry]
BERITA TERKAIT: