PDIP Partai Konservatif, Wajar Bila Tolak Capres Independen

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 31 Maret 2011, 16:53 WIB
PDIP Partai Konservatif, Wajar Bila Tolak Capres Independen
PUAN MAHARANI/ist
RMOL. PDI Perjuangan dicibir. Pasalnya, partai Megawati Seokarnoputri ini sudah dengan tegas menolak usul calon presiden dari kalangan independen.

Penolakan tersebut, menurut Ketua Gerakan Nasional Calon Independen, Fadjroel Rachman, bukti bahwa PDIP partai konservatif tidak mau menerima pemikiran modern.

"Padahal calon independen adalah praktik politik medern. Presiden Rusia Dmitri Medvedev itu kalangan independen, berasal dari non partai," terangnya saat dihubungi Rakyat Merdeka Online (Kamis, 31/3).

Usul calon independen ini, masih kata Fadjroel, dimaksudkan untuk mengingatkan publik akan pilar demokrasi dan hak warga negara. Karena, katanya, untuk maju sebagai capres, selain lewat partai politik, bisa juga jalur lewat independen.

"Karena ini tidak hanya untuk non partai. Bagi kader yang tidak mungkin didukung oleh partainya bisa maju. Misalnya, Pramono dan Budiman Sudjatmiko yang tidak mungkin dicalonkan partai, bisa maju. Karena Pram dan Budiman beda dengan Puan Maharani," ujarnya.

Apalagi, tegas Fadjroel, tesisnya ini sudah dipraktikkan di pemilihan kepala daerah. Di mencontohkan, Pilkada Kalimantan Barat. Di daerah tersebut, ada kader PAN yang tidak diajukan oleh partainya. Tapi, kader tersebut maju lewat jalur independen.

Selain itu, tambah mantan aktivis ini, PDI Perjuangan harusnya mendukung calon independen ini. Karena, dia pesimis partai wong cilik ini mampu meraih suara pada pemilihan legislatif yang bisa memenuhi persyaratan untuk bisa mengajukan calon presiden.

"Suara PDIP akan jatuh lagi pada 2014. Karena nggak mungkin partai nasional akan berkembang. Maqom partai nasional kita lihat hanya di awal kemerdekaan dan awal reformasi. Pada awal reformasi orang benci kepada Orde Baru lalu memilihnya. Tapi ke sini-sini kan sama saja," terangnya.

Karena itu PDI Perjuangan sebaiknya mendukung usul tersebut. Sebab, untuk mengajukan calon presiden, PDI Perjuangan, tidak mesti bergabung dengan partai politik lainnya, bila memang tidak mencukupi persyaratan, tapi cukup mengajukan calon independen. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA