Namun hal berbeda dikatakan cendikiawan muslim Azyumardi Azra dalam sebuah dialog di salah satu stasiun televisi, Minggu sore (13/3).
"Saya pikir nasionalisme kita harus rasional, bukan nasionalisme yang
chauvinis," kata Azyumardi.
Bukan nasionalisme yang membabi buta, tapi harus berdasarkan fakta yang rasional. Azyumardi melihat saat ini warga Indonesia sudah pas memposisikan itu. "Karena sampai saat ini belum ada warga kita yang berbondong-bondong mendatangi Kedubes AS atau Konjen AS di Indonesia," imbuhnya.
[arp]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: