Innalillahi, Achmad Tirtosudiro Telah Tiada

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 09 Maret 2011, 08:11 WIB
<i>Innalillahi</i>, Achmad Tirtosudiro Telah Tiada
achmad tirtosudiro/ist
RMOL. Kabar duka kembali menyeruak. Adalah Ahmad Tirtosudiro yang dikenal sebagai pendiri Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) meninggal dunia di usia 89 tahun pada pukul 00.15 WIB, Rabu (8/3) dini hari tadi.

Pria kelahiran Plered, Purwakarta, Jawa Barat, 8 April 1922 ini adalah seorang tokoh Indonesia dalam berbagai bidang dan jabatan. Dia pernah jadi Kepala Bulog, Duta Besar, Direktur Jenderal dan terakhir sebagai Ketua DPA (Dewan Pertimbangan Agung) periode 1999-2003.  Pada saat BJ Habibie dalam proses pencalonan Wakil Presiden tahun 1997, Ketua Umum ICMI wilayah DKI Jakarta periode 1991-1996 ini menjabat Pj Ketua Umum DPP ICMI.

Kisah hidup Achmad Tirtosudiro, tidak lepas dari perjalanan Indonesia ketika meniti kemerdekaan. Saat Sumpah Pemuda 1928 bergelora, Achmad masuk ke HIS (Holland Inlandse School) di Cirebon. Karena ayahnya seringkali dipindahtugaskan, Achmad pindah sekolah ke HIS di Cimahi, lalu ke HIS Arjuna di Bandung, dan akhirnya HIS Arjuna di Bogor. Selesai dari HIS, tahun 1935, Achmad masuk MULO Bogor, tepat di depan Istana Bogor. Tahun 1938 Achmad melanjutkan pendidikan ke Algemeen Midelbare School (AMS) Yogyakarta, setingkat SMA sekarang, dan tinggal di asrama Budi Utomo.

Pada tahun 1944, Achmad mengikuti pendidikan militer di Chuo Seinen Kurensho dan pernah memimpin pemuda di Balai Besar Kereta Api, Achmad langsung memasuki angkatan militer di bawah AH Nasution. Pada usia 23 tahun, yakni tahun 1945, Achmad menuntut ilmu di Sekolah Tinggi Kereta Api, Bandung.

Pada perjalanan tahun 1947-48, Achmad kuliah UGM (Universitas Gajah Mada) jurusan hukum namun tidak sampai selesai. Saat kuliah di UGM ini Achmad membentuk Corps Mahasiswa (CM) yang tidak menyetujui isi perjanjian Renville pada 17 Januari 1948). Achmad juga sempat menjadi Wakil Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), periode pertama, tahun 1947.

Kini, peraih Bintang Maha Putra Adipradana dan bapak bagi generasi muda Islam ini telah tiada. Menurut rencana, jenazah Achmad akan dimakamkan di Tanah Kusir,  pukul 14.00 WIB, siang ini (Rabu, 9/3).[yan]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA