"Walaupun, kalau ditanya ke hati saya yang paling dalam, banyak selama ini yang sepak terjangnya seperti politisi bahkan, contohnya, apa pun, Gus Sholah (Salahuddin Wahid) pernah jadi Cawapres berpasangan dengan Pak Wiranto," kata politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 18/1).
Meski begitu, kata Ruhut, Presiden SBY tetap menghormati kritik dari mana saja, termasuk dari tokoh lintas agama.
"Selama
moral force, kita tetap menghormati. Percayalah segala masukan itu, Pak SBY sebagai Kepala Negara sangat arif akan menanggapinya. Karena jangankan dari tokoh lintas agama, Pak SBY itu dari siapa saja pun masukan dia diterima," kata Ruhut.
Tak hanya itu, Ruhut juga mengomentari pertemuan 100 tokoh di Gedung Juang, Menteng Jakarta Pusat, yang juga mengkritisi pemerintahan SBY-Boediono.
"Kalau yang itu aku tertawa termehek-mehek. Saya kan nonton televisi, walau pun saya di Kalimantan, jadi saya tahu. Kan selama ini gerakan mereka kan politik. Semua orang tahu rekam jejaknya," katanya sambil mengatakan kritik yang disampaikan tetap akan didengar pemerintah.
[zul]