Dia beralasan, hal itu untuk menghormati sang pemberi saran dan juga para tokoh agama itu sendiri.
"Tentang itu, sebaiknya tidak satu patah kata pun yang saya keluarkan. Karena untuk menghormati baik yang memberi saran maupun para tokoh agama itu," ungkap akademisi asal Universitas Airlangga ini kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 16/1).
Sebelumnya, Ketua Badan Komunikasi Pemuda-Remaja Mesjid Se-Indonesia, Ali Muchtar
Ngabalin dan Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti
menyarankan agar para tokoh lintas agama tidak menghadiri undangan SBY.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.