PEMERINTAH DITUDING BERBOHONG

MPR Ingatkan SBY Kemungkinan Terburuk Bila Tak Segera Berubah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 16 Januari 2011, 19:58 WIB
MPR Ingatkan SBY Kemungkinan Terburuk Bila Tak Segera Berubah
hajrianto y thohari/ist
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus segera merespons pernyataan tokoh lintas agama tentang indikasi 18 kebohongan yang telah dilakukan pemerintah.

Karena bila tidak disegera direspons, bisa jadi pernyataan para tokoh agama itu akan dimanfaatkan orang lain dengan maksud sebagai sebuah gerakan politik, yang bisa jadi merongrong pemerintah.

"Kenapa ini harus mendapat perhatian secara serius, karena ini juga akan bisa digunakan oleh gerakan-gerakan politik gito loh. Atau lebih hebatnya, bisa digunakan oleh gerakan-gerakan yang lain, yang nanti berdimensi politik. Artinya apa yang disampaikan oleh para tokoh agama itu, akan dapat djadikan sebagai legitimasi atau justifikasi keagamaan bagi gerakan-gerakan yang lain," ungkap Wakil Ketua MPR, Hajrianto Y Thohari, kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 16/1).

Secara logika sederhana, sebut Hajrianto, gerakan politik yang mungkin jadi akan memanfaatkan pernyataan tokoh lintas agama itu, akan mengatakan kepada publik, bahwa tokoh agama saja sudah mengatakan bahwa pemerintah melakukan kebohongan. 

"Untuk itu, menurut saya, SBY tidak perlu menyikapinya secara berlebihan dalam pengertian sangat reaktif, sangat emosional, tapi segera saja mulai dengan langkah-langkah perbaikan," dia mengajurkan. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA