Hal itu dikatakan Direktur Lingkar Madani Ray Rangkuti kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 16/1). Ray merupakan salah satu aktivis yang ikut terlibat dalam forum tokoh lintas agama tersebut.
Namun, Ray tidak bisa memastikan apakah tokoh agama itu akan menghadiri undangan Kepala Negara tersebut.
"Jadi kalau sudah sampai ke wilayah itu, kita tidak ingin terlibat. Itu urusan para tokoh-tokoh itu. Posisi kita hanya diminta bantuan (untuk mengumpulkan data). Apakah mau bertemu Presiden atau tidak, itu keputusan para tokoh," demikian Ray.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.