Indonesia Masih Dijajah Dua Bentuk Nekolim

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Sabtu, 15 Januari 2011, 08:30 WIB
Indonesia Masih Dijajah Dua Bentuk Nekolim
RMOL. Eksistensi NKRI sedang menghadapi ancaman dari dua kekuatan nekolim, yang bila dibiarkan akan berakibat sangat buruk dan secara total bisa mementahkan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

Demikian disampaikan Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah Teguh Santosa ketika berbicara di lokakarya nasional mengenai nasionalisme dan martabat bangsa yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, di Medan, Jumat sore (14/1).

Kekuatan pertama adalah rezim global yang sejak Indonesia merdeka berusaha menaklukkan Indonesia lewat jalan ekonomi.  Seringkali pula rezim global ini tanpa sungkan mendorong perpecahan dan disintegrasi Indonesia, ketika menurut mereka lebih mudah membuat deal dengan kelompok tertentu di daerah tertentu.

Kekuatan kedua, sambung Teguh, adalah rezim di level nasional yang dengan sukarela menjadi hamba rezim global. Rezim nasional yang berkarakter rent seeking atau pencari rente menjauhkan rakyat Indonesia dari kesejahteraan karena membiarkan kekayaan alam Indonesia dikuasai oleh global rezim.

"Bukan saja menjadi hamba dengan sukarela, rezim nasional jenis ini juga berusaha menciptakan iklim ekonomi yang sesuai atau diinginkan rezim global, sehingga mereka dengan mudah menguasai ekonomi dan sumber daya alam Indonesia," ujar Teguh.

Ia mendorong agar mahasiswa tetap kritis mengawal Indonesia dari marabahaya yang sedang mengancam ini. Teguh juga mengingatkan, IMM memiliki beban sejarah yang berat untuk mengawal Indonesia.

"Muhammadiyah adalah salah satu tulang belakang nasionalisme Indonesia yang lahir dari tradisi Islam moderat. Dan karenanya, IMM harus terus bergerak mengawal republik ini," demikian Teguh.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA